Penulusuran Benang Merah merupakan buku pertama dalam seri
Sherlock Holmes dan mengisahkan perkenalan Dr. Watson dengan sang detektif. Dr.
Watson yang ketika itu belum mengetahui profesi Holmes, pada awalnya dibuat
bingung oleh keeksentrikan pria itu serta kemampuannya yang unik. Holmes sangat
pandai dalam ilmu deduksi dan mampu menebak keadaan seseorang hanya dalam
sekali pandang. Tamu-tamu, yang mengunjungi rumah sewaan mereka di Baker
Street, berasal dari berbagai kelasi social mulai dari bangsawan sampai portir.
Holmes mahir bermain biola, tapi lebih sering menggeseknya secara sembarang. Ia
bisa tampak bersemangat, namun di lain waktu termenung-menung dengan pandangan
kosong seperti orang kecanduan narkotika. Dr. Watson baru memahami teman
barunya itu ketika ia mengetahui profesi Holmes dan mendapat kesempatan
menyaksikan sang detektif bekerja, menulusuri benang merah pembunuhan yang
terjadi di jantung kota London.
Synopsis
Diawali dengan perkenalan Dr. Watson sebelum dia sampai di
London dari Afghanistan, dia bermalas-malasan di London untuk memulihkan
keadaan tubuhnya dari perang berat yang telah di alaminya. Tetapi dia
menghabiskan banyak uang untuk itu, oleh karena itu dia mengunjungi temannya
untuk mengetahui apa ada orang yang ingin berbagi kamar dengannya dan kebetulan
sekali ada seorang pria bernama Sherlock Holmes ingin mencari teman untuk
berbagi kamar. Setelah itu Dr. Watson bertemu dengan Sherlock Holmes dan merasa
kebingungan karena ilmu deduksi dan wawasan yang aneh. Dr. Watson ingin
mengetahui pekerjaan apa yang telah digeluti orang tersebut. Hingga pada suatu
saat ada kasus dimana Dr. Watson dapat menyaksikan sang detektif bekerja. Kasus
tersebut bercerita tentang seorang pria telah mati di sebuah rumah kosong,
tanpa ada bekas cekikan atau tusukan di tubuh orang tersebut. Sherlock Holmes
mengajak Dr. Watson pergi untuk melihat tempat kejadian tersebut. Dan dengan
ilmu deduksi nya, Sherlock Holmes berhasil mengetahui cirri-ciri orang tersebut.
Dan pada akhirnya dia mengatur rencana untuk menangkap tersebut. Wkwkw sampai
sini aja gan synopsis cape
Dalam novel ini ada 2 bagian dimana bagian pertama
mengisahkan tentang Dr. Watson dan Sherlock Holmes dan dibagian kedua bercerita
tentang pembunuh tersebut.
Totalnya ada 14 bab
Bagian pertama “Salinan Catatan Harian Dokter John H. Watson, Pensiunan
Departemen Medis Angkatan Darat”
Bab 1 : Mr. Sherlock Holmes
Bab 2 : Ilmu Deduksi
Bab 3 : Misteri di Lauriston Garden
Bab 4 : Cerita John Rance
Bab 5 : Iklan Jebakan
Bab 6 : “Keberhasilan Tobias Gregson”
Bab 7 : Cahaya dalam Kegelapan
Bagian kedua “Tanah Orang Suci”
Bab 1 : Di Padang Garam
Bab 2 : Bunga Utah
Bab 3 : Titah Sang Nabi
Bab 4 : Pelarian
Bab 5 : Malaikat Pembalas
Bab 6 : Lanjutan Catatan Harian Dr. John Watson
Bab 7 : Kesimpulan
Ada beberapa kata sulit dalam buku ini
1.
Resimen
2.
Mantri
3.
Bangsal
4.
Beranda
5.
Morat-marit
Kata-kata Sherlock Holmes yang gua suka wkwk
“Otak manusia pada awalnya sama seperti loteng kecil yang kosong, dan kau
harus mengisinya dengan perabot yang sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh
mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin
berguna baginya terjepit ditengah-tengah atau tercampur dengan hal-hal lain.
Orang bijak sebaliknya. Dengan hati-hati ia memilih apa yang dimasukkannya ke
dalam loteng otaknya. Ia tidak akan memasukkan apapun kecuali peralatan yang
akan membantunya dalam pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah sangat
banyak. Semuanya itu diatur rapi dalam loteng-otaknya sehingga ketika
diperlukan, ia dapat dengan mudah menemukannya. Keliru kalau kaupikir loteng-otak
kita memiliki dinding-dinding yang bisa membesar. Untuk setiap pengetahuan yang
kau masukkan, ada sesuatu yang sudah kauketahui yang terpaksa kaulupakan. Oleh
karena itu penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna
menyingkirkan fakta yang berguna.”
Novel ini recommended buat lu pada yang pengen mulai suka sama Sherlock
holmes .
