Sunday, April 8, 2012

Dua Bulan, Pria Ini Terjebak dan Bertahan di Mobil Tertimbun Salju

Luar biasa, seorang pria Swedia terjebak dalam mobilnya yang beku oleh salju selama dua bulan dan masih hidup. Ia bertahan hidup di dalam kendaraan saat temperatur di luar merosot hingga 30 derajat Celsius.
Para dokter meyakini ia bisa bertahan karena ‘efek igloo’ yang dihasilkan oleh kendaraannya Pria bernama Peter Skyllberg, 44, ditemukan di timur laut kota Umea pada Jumat (17/2) oleh seorang yang melintas dan melaporkan ke polisi. Ia berkata pada polisi terjebak dalam kendaraan sejak 19 Desember tanpa makanan dan bertahan hanya dengan memakan salju dan tetap di dalam kendaraan dengan pakaian hangat dan kantong tidurnya.
Kepala medis dari Rumah Sakit Universitas Noorland, Ulf Segerberg, berkata ia tak pernah menjumpai kasus ini sebelumnya. Pria itu mungkin bisa hidup, ujarnya, karena penghangatan alami diberikan dari mobilnya yang membeku oleh salju layaknya sebuah igloo.
“Pria itu memang memiliki pakaian hangat yang baik, ia memiliki kantong tidur dan berada di mobil yang beku dan ditutup salju,” ujar Segerberg. “Igloo biasanya memiliki suhu berapa derajat sedikit dibawah 0C, jika anda memiliki pakaian baik anda bisa bertahan dalam temperatur itu dan juga menjaga suhu tubuh anda.”
Pria itu terlihat mampu menjaga suhu tubuhnya tetap dalam rentang normal. Manusia bukan reptil yang bisa bertahan lebih baik dalam udara dingin karena dapat mengubah suhu badannya. “Dua bulan benar-benar batas atas yang bisa dijalani seseorang untuk bertahan tanpa makanan,” ujar Segerberg.
Skyllberg ditemukan begitu kurus dan sangat lemah ketika mobil pengeruk salju berpikir mereka telah menemukan mobil yang rusak atau mogok di jalan. Mereka menggali sekitar satu meter dan melihat pengemudinya berbaring di belakang, demikian polisi loka, Ebbe Nyberg, menuturkan.
“Mereka terkejut dengan apa yang mereka temukan, pria pertengahan 40, meringkuk di dalam kantong tidur kelaparan dan nyaris tak bisa bergerak atau berbicara,” tututr Nyberg.
Seorang penolong, kepada harian lokal, Västerbottens-Kuriren, berkomentar, “Ini begitu luar biasa melihat ia bisa hidup mengingat ia tak memiliki makanan, namun juga cuaca yang benar-benar dingin setelah Natal.

No comments:

Post a Comment